Menulis cerita dengan sudut pandang orang ketiga ini menurut saya susah-susah-gampang. Dua kali susahnya, sekali gampangnya 😏. Jelas, penulis sebagai dalang, tapi dalang yang bagaimana? Apa dalang yang serba tahu, atau serba hadir, atau bisa saja hanya berada pada perspektif tertentu. Wah, menentukan ini saja sudah membuat penulis berpikir dan kemudian mengira-ngira apakah ceritanya berjalan dengan baik jika memilih satu dari sekian banyak pilihan dalang. Pembagian Sudut Pandang Orang Ketiga 1. Orang Ketiga Serba Tahu (Omniscient) Ini adalah dalang versi dewa. Penulis tahu segalanya, luar dan dalam—apa yang dirasakan semua tokoh, apa yang akan terjadi, bahkan hal-hal yang tidak diketahui tokoh sekalipun. Kelebihannya? Kebebasan! Tapi hati-hati, kebebasan ini bisa menjadi jerat. Jika tidak hati-hati, pembaca bisa bingung karena terlalu sering berpindah-pindah sudut pandang (head-hopping). 2. Orang Ketiga Terbatas (Limited) Sudut pandang ini lebih terkendali. Kita hanya...